| |
bapak setengah abad terkulai. dipermainkan oleh permainannya sendiri. setitik kecil di peta sudah pun pernah dengar namanya. setidaknya dia pernah berjaya.
bapak setengah abad terkulai. memainkan segenggam telpon di trotoar. entah berbicara pada siapa. tercium aroma kekalahannya. di dunia yang dia pikir masih miliknya....
bapak setengah abad terkulai. berkapucong bersepatu kets. melipat setumpuk tulisan yang bisa jadi emas. disimpannya di saku jins. lalu mengawang ke pilar-pilar kaku.. penjuru kota dan malam menerpa keuzurannya.
sudahlah bapak, pulanglah dulu... jika rumah itu ada,
sugeng harianto potography
| | |
|
|